Harga Batu Bara Masih Bertahan di Atas US$120 per Ton, Jadi Acuan Perdagangan Global

MATABENGKULU.ONLINE – Harga batu bara di pasar internasional masih menjadi perhatian pelaku industri pertambangan. Hingga pertengahan Juli 2026, harga batu bara acuan global berada di kisaran US$128,60 per ton, meski mengalami sedikit koreksi dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) berdasarkan nilai kalori batu bara. Untuk batu bara dengan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR, HBA periode kedua Juni 2026 ditetapkan sebesar US$123,91 per ton. Sedangkan batu bara 5.300 kcal/kg GAR berada di angka US$88,40 per ton.

Harga tersebut menjadi acuan dalam transaksi batu bara, baik untuk kebutuhan ekspor maupun penjualan di dalam negeri. Di tingkat perdagangan, batu bara hampir selalu diperjualbelikan dalam satuan ton, bukan kilogram.

Analis menilai pergerakan harga batu bara masih dipengaruhi oleh permintaan dari negara-negara Asia, kondisi pasokan global, serta kebijakan energi di sejumlah negara importir. Meski sempat terkoreksi dalam beberapa pekan terakhir, harga batu bara saat ini masih berada di level yang relatif tinggi dibandingkan rata-rata historis.

Bagi Indonesia yang merupakan salah satu eksportir batu bara terbesar di dunia, stabilnya harga komoditas ini dinilai tetap memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara dan aktivitas ekonomi di daerah penghasil batu bara.(rr)

Sumber:  Sumber : https://id.tradingeconomics.com/commodity/coal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *